HAL YANG HARUS DIKETAHUI SEBELUM MEMELIHARA KUCING RAS JANTAN

image

Udah sebulan lebih dikit nih. Gue masih cari-cari topik yang pas buat dipublikasi di sini. Lagi getol banget soal keuangan sih. Tapi kalau bahas yang itu-itu mulu, blog gue jadi nggak variatif, ya nggak sih? Berhubung punya kucing yang super lucu, si Kuro, gue mau sharing hal-hal penting seputar merawat kucing ras terutama kucing jantan.

Kuro udah berumur 2 tahun sekarang (di foto header masih 1 tahun). Dia tumbuh menjadi kucing yang badung, aktif, gemesin, lincah, sama genit pisan sama betina. Cepet gede banget ya bund. Kayak baru kemarin ukuran dia cuma setelapak tangan gue. Sekarang badan gue udah kalah sama panjang badannya dia. Jadi makin sayang  ♥ Saking gedenya, kalau lagi jadwal datang ke dokter hewan, pet lovers yang lihat nyangkanya Kuro itu ras maine coon. Sebetulnya gue sempet curiga juga. Selain corak bulunya yang mirip ras maine coon, waktu baru lahir badan dia emang paling gede sendiri dari saudara-saudaranya. Padahal anak bungsu. Walaupun suka kucing, tapi nggak segitu pengennya punya kucing segede itu. Serem lho wkwkwk.

Keep reading



JANGAN SEPELEKAN DANA DARURAT

image

Akhir-akhir ini gue udah mulai malas buat nulis blog. Nggak, gue masih cinta sama kegiatan menulis. Menulis tetap menjadi sarana utama buat menyalurkan uneg-uneg gue. Ini lebih disebabin karena meningkatnya self-privacy gue. Termasuk dalam cara berpikir gue yang cukup liberal ini. Gue udah mulai nggak nyaman mempublikasikan mindset gue, planning gue, progress hidup gue, apa aja yang udah dicapai dalam waktu dekat ini, bahkan hanya sekedar bicara ngelantur sekalipun gue udah nggak se-enjoy dulu.

Tapi tetep kok, mungkin sebulan sekali gue bakal stay mengisi blog ini dengan planning gue yang 100% done atau bahas opini yang kesannya lebih proper untuk dikonsumsi supaya menjadi inspirasi buat kalian dan mudah-mudahan kedapetan manfaat positif lainnya juga.

Keep reading



#22 I LEFT SOCIAL MEDIA FOR ALMOST 3 MONTHS

image

Hai!

Udah sekitar sebulan lebih nggak update blog. Banyak banget hal yang berubah terutama dalam cara gue berpikir atau cara gue memandang sesuatu setelah gue meninggalkan sosial media yang durasinya belum seberapa. Oke pertama, gue nggak akan pakai kata “aku” lagi karena terkesan kurang membaur dan cenderung polos. Kedua, seharusnya work from home menjadi kesempatan gue untuk lebih banyak berkarya karena bisa colong work hour untuk menulis. Tapi nyatanya nggak. Selama karantina, waktu gue habis untuk dua project kantor yang gue pegang (yang sebentar lagi bakalan ada tiga). Bisa selesai paling banter sekitar jam 8 malam. Sounds crazy, right?

Kali ini beneran banyak hal yang nggak bisa gue tahan. Rasanya kepala gue mau meledak. Orang-orang bilang gue harus bersyukur karena di tengah pandemi seperti ini banyak orang yang tidak bisa mencari rezeki atau bahkan tidak memiliki pendapatan sama sekali. I don’t think so. Menurutku semua orang memiliki masalahnya masing-masing. Haruskah kita terus melihat ke bawah padahal kondisi kita sedang tidak baik-baik saja? Misalnya kita sedang berada di lingkungan toxic parenting. Kemudian ada yang mengingatkan “lo harus bersyukur, masih banyak yang nggak memiliki orang tua”. Bukan itu poinnya, kawan. Lagipula yang nggak punya orang tua bisa merubah mindset-nya bahwa mereka harus bersyukur tidak memiliki orang tua karena media bertambahnya dosa telah berkurang. Memangnya kenapa Tuhan memberi takdir Rasulullah sebatangkara di usianya yang masih belia?

Keep reading



THE NEW NORMAL | Intermezzo #20

image

Hampir 3 bulan sudah kita menaati aturan untuk menerapkan social distancing. Banyak hal yang berubah dalam hidup kita dikarenakan kegiatan lebih banyak dilakukan di rumah. Kita semua pasti mengalami krisis pada masa-masa ini. Dari mulai ekonomi sampai masalah kesehatan mental. Beberapa dari kita pasti memiliki planning yang nggak jalan karena aturan PSBB yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Sebenarnya ini request temen yang minta aku share soal “the new normal” dari sudut pandangku. Aku juga baru tahu soal ini dari dia karena aku udah lamaaa banget berhenti buat update soal corona. Semenjak kasus orang yang terinfeksi ini mencapai 1000, aku memutuskan untuk “dah lah nggak usah dicari tahu lagi cuma bikin makin stress”. Bener aja, angkanya meningkat cukup tajam. Apalagi kalau udah denger berita soal semakin banyak dokter dan perawat yang gugur dalam ‘pertempuran’. Aduh, sedih nggak sih. Kayak mikirin nasib, gimana ya kalau sampai kena terus nggak ada lagi dokter-dokter yang kompeten. Tiap aku tahu soal itu, rasanya tuh pengen marah aja sama yang mangkir buat melakukan social distancing. Bikin kerumunan nggak jelas, memperlama masa karantina pula. Lu pikir nggak stress gini mulu?? Lu pikir gue juga nggak capek sama kayak elu??

Keep reading



THE HUNGER GAMES

image

Lagi kepengen nonton yang pasti-pasti aja akhir-akhir ini. Biasanya kan nge-random aja kalau nonton film. Apa aja aku tonton asal ada yang rekomendasiin. Tapi beberapa minggu ini, aku ngulang film yang sama terus. Film mainstream favorite-ku selain Harry Potter adalah seri dari The Hunger Games. Yang bikin kesemsem sama film ini selain ceritanya itu adalah karakter dari Katniss Everdeen. Dan ternyata she has the same personality type with me!

Banyak yang bisa kita ambil dari cerita ini. Termasuk teori konspirasinya wkwk lol. The Hunger Games ini merupakan film yang diadaptasi dari sebuah novel trilogi best seller karya Suzanne Collins. Mengingat film ini banyak sekali peminatnya, aku rasa tidak perlu panjang lebar untuk menjabarkan cerita yang ada pada filmnya. Singkat saja ya.

Keep reading



MAY 2020 BEAUTY PRODUCTS

image

Baru kepikiran untuk bikin topik haul di blog setelah puasa sosial media. Sebenarnya udah banyak sih produk-produk beauty care yang aku cobain. Beberapa ada yang cocok tapi kurang sreg. Udah kayak nyari jodoh. Eh tapi ada lho istilah jodoh skincare. Katanya nyari skincare yang cocok di kita itu sesulit nyari pasangan hidup yang pas. Ketika udah cinta, rasanya kayak ada yang kurang aja gitu. Terus beralih ke yang lain. Sama kayak skincare. Yang cocok di orang lain belum tentu cocok di kita.

Yak apalagi di jenis kulit wajah yang aneh bin ajaib kayak aku ini. Yang biasa orang pakai mana cocok di gueh. Jadi susah deh mau percaya sama rekomendasi orang huhu. Mau nggak mau semuanya harus dicobain pelan-pelan. Namun tak jarang selalu berpas-pasan dengan sang jerawat. Nah ini nih yang bikin keki. Kesel bukan main. Kalau udah tahu cara ngobatin jerawat kita dengan produk yang sesuai kan enak. Masalahnya belum nemu tjuy. Ada sih, cuma ternyata pas berhenti pakai malah jerawatan lagi. Oke lah fix, produknya malah bikin kulit ketergantungan sama produk tersebut. Jadinya sampai sekarang belum ada yang nempel di hati deh kalau soal perawatan kulit jerawat.

Dah lah curhatnya. Kita bahas 5 produk skincare bulan mei ini sesuai review pemakaian dari akyu~

Keep reading



Pure

image

Pekan olahraga keluarga di sekolahku memakan korban. Kala itu sedang lomba lari estafet. Ketika semuanya bersorak-sorai menyemangati para kontestan, sebuah truk besar menerobos masuk ke lapangan dan menghancurkan gerbang sekolah. Banyak jiwa melayang. Salah satunya adalah ibuku, yang sedang mencoba menjadi pelari terakhir.

Rasanya tak percaya, kehilangan figur seorang ibu di saat kami sedang bersenang-senang. Ingin menangis namun tak dapat kukeluarkan. Kumohon, menangislah. Kau akan merasa lega. Tidak baik memendam perasaan terus menerus. Ah, lihatlah sekelilingku. Masih banyak kendaraan berlalu-lalang di jalan raya, orang-orang masih bergerak melakukan aktivitas mereka, ada yang tertawa sembari bercanda dengan teman-temannya. Ternyata dunia masih berjalan walaupun dunia milikku sedang runtuh.

Tiga hari kemudian, terdengar suara dentingan logam. Datangnya dari arah dapur. Ada yang sedang memasak. Mungkin adik perempuanku. Kutengok jam di dinding ruang keluarga. Masih jam 2. Memang dia sudah pulang? Kuhampiri ia karena ingin ‘sekalian’ dimasaki juga karena lapar.

Keep reading



MENGENAL CHLOROXYLENOL | Intermezzo #19

image

Udah karantina hari ke berapa ya ini. Nggak ngitungin lagi. Capek juga lama-lama mendekem di rumah terus begini. Sekalinya keluar paling cuma ke minimarket atau beli bahan-bahan buat eksperimen makanan. Terus hiburan pas weekend cuma ke supermarket aja, nyari-nyari produk makanan atau minuman yang belum pernah dicicipin. Asli sedih bat.

Di masa-masa karantina gini, pasti kalian nggak asing dengan rangkaian kimia Chloroxylenol atau si pemilik nama panjang 4-Cloro-3.5-dimenthylphenol. Salah satu dari ‘pahlawan kesehatan’ yang membantu kita berperang melawan virus corona. Singkatnya chloroxylenol ini biasa digunakan untuk mengontrol bakteria, algae, fungi (jamur), dan virus. Biasanya bahan kimia ini dijadikan bahan pembersih peralatan kedokteran di rumah sakit atau cairan pembersih lantai pada rumah tangga. Jobdesk si choloxylenol ini kebanyakan mengacu ke cleaning atau sanitation.

Keep reading



MY CHILDHOOD ROLE MODEL: THE BRILLIANT MATILDA

image

Ketika anak-anak perempuan lain menyukai barbie atau seniman-seniman eye-catchy dari layar kaca, aku jatuh hati dengan karakter gadis perempuan dari film Matilda. Judul film ini diambil dari nama pemeran utama pada film tersebut. This is will be a whole spoiler buat yang belum nonton. Ini film keluaran lama sih. Sinematografinya juga masih klasik ala-ala tahun 90-an. Tapi kisahnya ringan dan menarik lho. Ada sentuhan fantasi dan komedinya juga. Nggak bakal ngebosenin deh.

A Whole Story

Matilda ini seperti si jenius yang terlahir di lingkungan yang salah. Sejak ia masih berada di inkubator bayi di rumah sakit, seakan-akan orang tuanya tidak suka dengan kehadirannya. Kelihatannya orang tuanya tidak menginginkan seorang anak perempuan. Tidak, tidak ada kekerasan fisik dari orang tuanya di sini seperti yang sering kita lihat pada FTV atau dongeng Bawang Merah Bawang Putih. Orang tuanya tetap merawat dan memenuhi segala kebutuhannya, hanya saja Matilda dianggap seperti ‘mainan’ oleh mereka. Tak ada sentuhan kasih sayang maupun perhatian.

Keep reading



LANGIT MALAM

image

Lubang kelam tak berdasar itu terbuka kembali
Bekas luka lama telah menganga lagi
Jurang itu menungguku
Siap untuk menelanku hidup-hidup
Menghantarkanku untuk menyerahkan diri
Tenggelam pikiran pada warna indah namun menyedihkan itu

Tubuhku terisi dua jiwa
Merah yang bersemangat, biru yang melankolis
Keduanya dijaga oleh seekor monster jahat
Siap menerkam kami kapan saja

Keep reading